Toyota Hapus Layanan Posko Mudik Tahun Ini 1
Share this:

Dukung Pemerintah, Toyota Hapus Layanan Posko Mudik Tahun Ini

Pemerintah telah tidak mengizinkan mudik Lebaran tahun ini guna menghindari penyebaran virus corona baru (Covid-19). Sering dengan himbauan pemerintah, PT Toyota Astra Motor tidak bakal membuka posko mudik laksana tahun-tahun sebelumnya. Meski demikian, Toyota meyakinkan sebanyak bengkel sah yang sedang di sepanjang jalur mudik bakal beroperasi laksana biasa.

Interactive Communication Department Head PT TAM, Dimas Ibrahim Aksa, mengucapkan bahwa kegiatan posko mudik tahun ini ditiadakan mengekor himbauan pemerintah yang tidak mengizinkan mudikxa. “Tapi guna support selama cuti lebaran, rencananya bakal tetap buka beberapa dealer yang sedang di jalur mudik,” kata Dimas untuk Tempo sejumlah waktu lalu.

Tahun lalu, Toyota menghadirkan 316 titik pelayanan mudik di jalur mudik. Layanan tersebut terdiri posko siaga 24 jam di sejumlah wilayah laksana Sumatera, Jawa, Bali, dan Sulawesi. Dalam posko siaga tersebut, Toyota pun mengerahkan jaringan bengkel sah di semua Indonesia.

Di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), layanan bengkel Toyota pun masih dioperasikan dengan protokol kesehatan yang ketat. Salah satu layanan prioritas yang diberikan ialah menggratiskan layanan perbaikan guna mobil ambulance Toyota yang digunakan sejumlah rumah sakit.

Pemerintah telah tidak mengizinkan mudik Lebaran tahun ini guna meminimalisasi penyebaran virus corona baru (Covid-19). Polisi bakal menindak tegas pemudik yang terbit dari Jabodebatek baik memakai kendaraan individu maupun angkutan umum.

Selama tiga hari terakhir, 8-10 Mei 2020, sejumlah 202 kendaraan diciduk Direktorat Lalu Lintas Polda Metro sebab nekat membawa pemudik terbit dari Jabodetabek mengarah ke Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

“Operasinya hunting sistem. Travel itu kami amankan di jalan tol, arteri dan yang paling tidak sedikit jalur tikus,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo di halaman Polda Metro Jaya pada Senin, 11 Mei 2020.

Baca Juga :  Sudah pada Tau?, Ternyata Batre Honda PCX Electric Sangat murah

Sambodo mengatakan, travel yang disita terdiri dari 11 bus, 112 minibus, 78 kendaraan individu dan 1 truk. Sementara total penumpang yang digagalkan mudik, kata Sambodo, berjumlah 1,113 orang.

Sambodo berujar, semua pemilik travel dikenakan Pasal 308 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sedangkan empunya truk dikenakan Pasal 303 di undang-undang yang sama.

“Untuk sementara, kendaraan itu kami sita mengekor sistem persidangan tilang,” kata Sambodo. Sumber : https://www.decisionsonevidence.com/seva-mobil-bekas/

Hosting Unlimited Niagahoster

Haggai Raharjo

Blogger. Pop art enthusiast. Professional traveler. Meme evangelist. Gamer musiman.