Teori Warna

DomaiNesia
Share this:
Teori Warna

Semua orang menyukai warna. Warna dapat mempengaruhi psikis seorang ketika akan membeli pakaian, kita selalu tentukan dan membandingkan warna. Warna diantaranya sebagai bahan argumen saat kita akan mengecat benda. Jelaslah warna selalu dipakai orang dari semua segi kehidupan. Dapat ditunjukkan bila warna benar-benar jadi satu hal yang berarti dalam kehidupan manusia.

Dalam seni rupa warna ialah komponen yang perlu karena warna jadi alat untuk berekspresi. Bicara berkenaan warna banyak yang kita pelajari darinya. Karena itu format png photoshop, pada pembahasan ini kita akan membahas beberapa hal dasar berkenaan warna.

  1. Teori Sir Isaac Newton
    Dari uji cobanya, Newton menyangkutkan bila jika dikerjakan pemecahan warna spektrum dari sinar matahari, akan dibikin warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, dan ungu alias mejikuhibiniu. Beberapa warna itubisa ditangkap mata oleh manusia pada saat ada pelangi.
  2. Teori Kesehatan
    Teori kesehatan menjelaskan bila semua warna yang dapat ditanggkap oleh mata manusia adalah warna landasan.
  3. Teori Brewster
    Teori Brewster menjelaskan bila warna landasan (primer) adalah warna yang dapat berdiri dengan sendiri dan tidak dari hasil pencampuran warna lain. Selain itu, warna yang daripercampuran antara dua warna landasan disebut warna sekunder. Warna landasan terdiri dari warna merah, kuning, dan biru. Warna sekunder adalah warna hijau, ungu,dan jingga. Warna hijau dibikin dari gabungan warna biru dan kuning, warna jingga didapatkan dari gabungan warna merah dan kuning. Sedang warna ungu didapatkan dari gabungan warna merah dan biru.
    Warna yang didapatkan dari percampuran warna primer dan sekunder disebut warna tertier. Rumus yang didapatkan dari teori Brewster itu memampukan Hebert Ives untuk bikin lingkaran warna. Teori teersebut kerap digunakan orang terutamanya mereka yang memperdalam dalam seni rupa.
  4. Teori Munsell
    Pada tahun 1858, munsell memeriksa warna dengan setandar warna untuk factor fisik dan psikis. Teorinya menjelaskan bila warna landasan terdiri dari merah, kuning, hijau, biru, dan jingga. Sementara warna sekunder terdiri dari warna jingga, hijau muda, hijau tua, biru tua dan nila.
Hosting Unlimited Indonesia