Syarat dan Prosedur Menjadi Konsultan Pajak Resmi

DomaiNesia
Share this:
Syarat dan Prosedur Menjadi Konsultan Pajak Resmi

Anda tertarik menjadi salah satu konsultan pajak resmi? Namun, sudahkah mengetahui syarat-syarat apa saja yang harus dipenuhi menjadi seorang konsultan itu? Tidak perlu menginjak pendidikan khusus untuk bisa bergelut di dunia profesi ini.

Jika memang berniat untuk terjun sebagai seorang konsultan pajak, silahkan simak point-point di bawah ini.

Syarat Menjadi Konsultan Pajak Resmi Secara Umum

Menjadi seorang konsultan pajak tidak bisa seenaknya masuk, melainkan harus memenuhi beberapa kriteria seperti yang telah dirangkum di bawah ini:

  1. WNI (Warga Negara Indonesia).
  2. Berdomisili di Indonesia.
  3. Pendidikan minimal S1 sederajat.
  4. Sedang tidak terkait dengan pekerjaan maupun jabatan Pemerintah, Negara, maupun BUMN/BUMD (Badan Usaha Milik Negara/Daerah).
  5. Mempunyai NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).
  6. Telah mempunyai Sertifikat Konsultan Pajak.
  7. Bersedia menjadi anggota IKPI (Ikatan Konsultan Pajak Indonesia) dan patuh terhadap kode etik konsultan pajak.
  8. Usia maksimal menjadi konsultan pajak ialah 70 tahun.

Saat seseorang memutuskan untuk menjadi konsultan pajak resmi, maka ia harus memiliki sertifikat serta izin praktek terlebih dahulu. Dengan demikian, seorang konsultan pajak bisa dianggap sebagai konsultan pajak yang berstatus resmi dan legal.

Untuk izin praktek konsultan pajak, biasanya diterbitkan secara langsung oleh pihak Direktorat Jenderal Pajak.

Sedangkan mengenai sertifikat, bagaimana cara mendapatkannya? Sertifikat konsultan pajak ini merupakan bukti keterangan dan pernyataan tingkat keahlian sebagai seorang konsultan pajak. Sertifikat ini hanya bisa didapat dengan satu jalan, yakni melalui Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP).

USKP adalah kegiatan yang secara khusus diselenggarakan untuk memperoleh sertifikat konsultan pajak. Ujian ini bisa diikuti oleh perorangan yang telah mendaftarkan diri ke Panitia Penyelenggara Sertifikasi Konsultan Pajak secara bertahan mulai tingkat A, B, dan C.

Baca Juga :  Tips Bisnis Online Dengan Mudah Untuk Pemula

Prosedur Menjadi Konsultan Pajak

Setelah cukup memahami persyaratannya, Anda juga perlu mengetahui bagaimana prosedur menjadi konsultan pajak resmi. Ketika Anda mengajukan lamaran, ada beberapa dokumen yang harus Anda lampirkan.

Mengisi daftar riwayat hidup yang telah ditetapkan Keputusan Menteri Keuangan, fotokopi ijazah terakhir berlegalisir, fotokopi sertifikat konsultan pajak terakhir berlegalisir, pas foto 4×6 berwarna.

Fotokopi KTP yang telah dilegalisir, Fotokopi NPWP (telah dilegalisir oleh Kepala Kantor Pelayanan Pajak setempat), surat pernyataan sedang tidak terkait dengan lembaga atau pemerintah, surat keterangan pemenuhan kewajiban, dan surat pernyataan kesediaan menjadi anggota IKPI.

Apabila Anda tertarik menjadi seorang konsultan pajak resmi, maka patuhi setiap kriteria dan jalankan prosedur yang ada. Tetap perbanyak pengetahuan Anda mengenai jasa konsultan pajak. Untuk informasi akurat yang Anda perlukan, dapat mengunjungi website resmi JTConsulting yang profesional dan terpercaya.

Hosting Unlimited Indonesia