Meskipun Tampak Bersih Bisa Jadi Ada Jutaan Tungau Debu Di Kasurmu
Share this:

Meskipun kasurmu tampak bersih ternyata tidak menutup kemungkinan bersarang jutaan tungau debu. Ini sangat berbahaya. Pasalnya potensi mikroorganisme kecil seperti halnya tungau bersarang sangatlah besar.

Tungau Debu

Memangnya apa efek dari hewan super kecil ini? Tungau bisa menjadi pemicu terjadinya alergi, demam, asma, dan bahkan sampai menyebabkan keracunan makanan. Yang semakin menjengkelkan adalah hewan ini berukuran super kecil dan hampir tidak terlihat mata. 

baca juga artikel tentang vacuum tungau jakarta

Memangnya Apa Itu Tungau Debu?

Hewan super kecil ini sering juga disebut dengan kutu debu. Hewan ini memiliki panjang tubuh hanya sekitar 420 µm dengan lebar 320 µm. Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh Lisa Ackerley yang merupakan ahli kesehatan rumah, tungau ini berpotensi menyebabkan hingga 80% penyakit asma, mata kering, batuk, hingga rhintitis.

Pada umumnya kutu debu ini hidup di sprei tempat tidur dan sulit hilang meskipun Anda sudah mencucinya. Alhasil hewan super kecil ini akan sangat mengganggu tidur Anda, terlebih pada saat flu atau pilek.

Kemudian dalam penyebarannya, kutu debu ini mudah sekali berkembang di lingkungan dengan iklim lembab dan hangat. Itulah kenapa tungau mudah sekali berkembang biak di kasur maupun karpet.

Yang lebih mengejutkannya lagi, tercatat ada setidaknya sepuluh juta tungau yang menempel di berbagai perlatan rumah tangga. Terlebih lagi di tempat-tempat yang menyerap cairan tubuh seperti keringat. Misalnya saja seperti kasur, sprei, dan bantal. Sebuah fakta yang sangat mengejutkan sekaligus mengerikan.

baca juga jasa cuci gorden jakarta

Dikarenakan ukurannya yang teramat kecil, membuat tungau kasur ini sulit dideteksi dengan mata telanjang. Jika memang seperti itu, lalu seperti apa penampakan atau ciri-ciri dari tungau kasur ini?

Mengenai ciri-cirinya, tungau kasur berupa larva dengan tiga pasang kaki. Sedangkan setelah dewasa akan memiliki empat pasang kaki.

Tungau juga memiliki sepasang seta panjang pada dorsal dan dua pasang rambung panjang yang berada di lateral. Sementara itu pada bagian vetral dilengkapi dengan seminal reseptakel yang bentuknya menyerupai matahari dengan sedikit sklerotisasi.

Yang perlu diperhatikan adalah rata-rata tungau ini akan menyerang anak-anak dan orang tua karena sistem kekebalan tubuhnya yang masih sangat rentan. Lalu seperti apa gejala jika tubuh diserang oleh tungau?

Gejala yang paling mudah dideteksi adalah orang tersebut akan mengalami bersin-bersin berkepanjangan pada saat bangun tidur, bintik-bintik merah, dan gatal-gatal pada kulit. Pada kasus yang lebih parah lagi, orang yang terserang tungau debu akan mengalami sesak nafas hingga asma.

Hosting Unlimited Niagahoster

Haggai Raharjo

Blogger. Pop art enthusiast. Professional traveler. Meme evangelist. Gamer musiman.