jenis-jenis-sapi-di-indonesia
DomaiNesia
Share this:

Sapi adalah salah satu hewan yang memiliki banyak keuntungan bagi manusia. Mulai dari membantu manusia dalam pekerjaan membajak sawah, menghasilkan susu perah, dan sebagai hewan potong untuk di konsumsi. Berbagai ras sapi sudah tersebar luas di daratan dunia, salah satunya indonesia.

Untuk mengetahui informasi sapi yang ada di indonesia, berikut adalah artikel tentang mengenal jenis-jenis sapi di Indonesia.

Pengelompokan ras sapi di indonesia bukan hanya dari hasil perkawinan silang antara jenis ras sapi lokal bersama sapi imporan dari luar negeri. Tetapi ada yang 100 persen original asli dari daerah indonesia sendiri. Karena memiliki spesies sapi yang murni, kita akan semakin di buat penasaran mengenai sapi di Indonesia. Singkatnya, mari kita simak pembahasannya di bawah ini :

A.     Sapi Bali

Sapi bali merupakan jenis kelompok sapi murni yang dapat di temukan di Indonesia. Sapi ini tersebar hampir di seluruh wilayah propinsi bali. Namun, sapi bali ini juga banyak di kembangkan yang tersebar di indonesia. Sapi bali menjadi salah satu spesies hasil domestikasi dari banteng. Sehingga jika di lihat secara fisiknya, sapi bali ini hamper mirip dengan ciri-ciri banteng.

Sapi bali mempunyai warna kulit yang coklat kemerahan, dengan bentuk tubuh yang lumayan rata-rata sapi lokal. Sapi bali dapat hidup di tempat yang kering namun tidak menutup kemungkinan untuk di kembangbiakkan di daerah yang kaya sumber daya alam. Sapi bali kini harus di lestarikan oleh dinas dan masyarakat sekitar daerah asalnya karena populasinya yang mulai menipis untuk di temukan.

B.     Sapi Aceh

Sapi aceh yaitu kelompok sapi lokal yang habitat asalnya dari kota banda aceh. Sapi aceh sebagai sapi budidaya yang berperan sebagai sapi pedaging dan sapi yang dapat membantu pekerjaan manusia. Karakteristik sapi aceh yaitu memiliki punuk karena salah satu keturunan sapi zebu atau sapi berpunuk india, serta kulit bawah leher yang terdapat gelambirnya.

Sapi aceh mempunyai ketahanan fisik yang sangat kuat. mampu hidup di daratan dengan cuaca yang panas. sapi aceh memiliki beragam jenis warna kulit, ada yang berwarna putih, hitam, coklat, hingga kekuningan. Sapi aceh sudah di canangkan sejak lama untuk melestarikannya sebagai binatang budidaya turun temurun warga Nanggroe Aceh Darussalam.

C.      Sapi Madura

Sapi madura yakni jenis kelompok sapi yang hidup di tanah madura, dan banyak di kembang biakkan di sekitaran jawa timur. Sapi madura mempunyai tubuh yang tidak terlalu besar serta kakinya yang pendek. Sapi madura sebagai jenis sapi dari lokal yang masih asli dari indonesia, yang di hasilkan dari perkawinan blaster antara sapi dari jenis bos indicus dengan hewan kalangan banteng. Berat badannya masih dalam standar bobot sapi indonesia yaitu sekitar 3,5 kuintal per ekornya.

Baca Juga :  Arsitek Renovasi Kantor di Jakarta Pusat Terbaik

Sapi madura umumnya memiliki warna kulit coklat kemerahan. Jenis sapi ini mampu bertahan di iklim tropis ini baik cuaca dingin maupun panas. masyarakat madura memanfaatkan jenis sapi ini menjadi 3 jenis yakni untuk karapan sapi (event khas madura), sonok dan sapi potong daging untuk konsumsi.

D.     Sapi Peranakan Ongole

Sapi peranakan ongole yakni sapi hasil dari percampuran genetika antara sapi jawa asli dengan sapi ongole. Dari asal mula indukan sapi ongole sendiri, habitat aslinya dari negara india. Namun sudah berkembang di indonesia tepatnya di pulau sumba. Sapi ini memiliki punuk dan kulitnya yang berwarna putih keabu-abuan.

Sapi peranakan ongole dewasa hanya memiliki bobot badan sekitar 3,5 kwintal atau setara dengan 350 kilogram per ekornya. Sapi jenis ini, mudah untuk di kembangbiakkan karena kemampuannya dalam beranak pinak dengan baik. Sapi ini bisa di jadikan sebagai sapi potong ataupun sapi pekerja yang dapat membantu pekerjaan manusia.

E.     Sapi Pesisir

Sapi pesisir adalah jenis sapi lokal asli indonesia yang berasal dari propinsi sumatera barat. Sapi pesisir ini bisa hidup bukan hanya di dataran rendah seperti pesisir pantai, namun juga bisa hidup dengan baik di dataran tinggi. Sapi pesisir ini tidak jauh beda dengan sapi lokal lainnya.

Bentuk tubuhnya kecil hal itu berperngaruh akibat sumber panganannya. Jika sapi pesisir memperoleh pakan dengan melimpah, pasti pertumbuhan fisiknya bisa bertambah signifikan.

Selain itu, sapi pesisir dewasa memiliki bobot yang umumnya sekitar 160 kilogram. Sapi pesisir di gadang-gadang menjadi sapi potong dengan kualitas daging yang baik, karena adaptasi kehidupannya yang hidup di daerah tropis. Itulah beberapa mengenai mengenal sapi di Indonesia.

Jenis sapi di atas menjadi referensi sapi yang asli yang hidup di indonesia. Untuk mempertahankan rasnya, pihak dinas peternakan setempat membudidayakannya dengan baik agar selalu berkembang biak. Ingin tahu lebih lanjut tentang sapi limousin, baca disini “Mengenal Sapi Limousin”.

Hosting Unlimited Indonesia

Haggai Raharjo

Blogger. Pop art enthusiast. Professional traveler. Meme evangelist. Gamer musiman.