Larangan Mudik 2021, dan Ini Dia Titik Penyekatan di Kalteng

DomaiNesia
Share this:
Larangan Mudik 2021,Dan Ini Dia Titik Penyekatan di Kalteng

Larangan Mudik 2021, dan Ini Dia Titik Penyekatan di Kalteng 1

Info Kalteng – Pemerintah formal memastikan larangan mudik 2021 jelang Lebaran lantaran masih pandemi. Sejumlah lokasi pun melakukan penyekatan layaknya halnya di Provinsi Kalteng.

Setidaknya ada empat titik penyekatan di Kalteng untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2021.

Hal itu disampaikan Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo usai deklarasi peniadaan mudik, di lapangan Mapolda Kalteng.

Adapun empat titik penyekatan di Kalteng di antaranya: di perbatasan Kabupaten Kapuas, Kabupaten Barito Timur, Kabupaten Lamandau dan Kabupaten Sukamara.
Dedi pun menjelaskan, warga yang nekat lewat tiktik penyekatan selamanya dilarang mudik.

“Bagi warga nekat mudik dan kedapatan mudik, akan kami suruh putar balik
Menurutnya, upaya yang dikerjakan pihak kepolisian, merupakan kebijakan pemerintah pusat yang ditindaklanjuti Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalteng.
Oleh karenanya, TNI dan Polri akan memperkuat pengamanan baik di bandara maupun pelabuhan laut yang ada di beberapa wilayah.

“Ini dikerjakan kegunaan memaksimalkan upaya penyekatan dan pencegahan mudik,” ujarnya.
Sementara itu, deklarasi peniadaan mudik merupakan inisiasi pihaknya, untuk menghambat terjadinya ledakan Covid-19 selama Ramadhan maupun selagi lebaran1442 Hijriyah.

Larangan Mudik Diperketat

Masa larangan mudik diperpanjang, yang di awalnya sepuluh hari kini menjadi satu bulan. Larangan mudik berlaku merasa 22 April hingga 24 Mei 2021.

Kebijakan itu ditetapkan lewat Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 itu diteken oleh Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo pada 21 April 2021.

Doni menerangkan target addendum surat edaran ini adalah untuk mengantisipasi peningkatan arus pergerakan penduduk yang berpotensi meningkatkan penularan persoalan corona antardaerah.

“Maksud berasal dari addendum surat edaran ini adalah mengatur pengetatan beberapa syarat pelaku perjalanan didalam negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik (22 April – 5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 – 24 Mei 2021),” tulis Doni Monardo didalam Addendum SE Satgas.

Baca Juga :  Keuntungan Menggunakan Jasa Pembuat Aplikasi Android dan iOs

Dia terhitung menerangkan selama masa peniadaan mudik 6-17 Mei 2021 tersebut, selamanya berlaku surat edaran satuan tugas penanganan Covid-19 nomor 13 th. 2021.

Hosting Unlimited Indonesia