Daftar Fakta PKN STAN yang Jarang Dikatahui Orang

DomaiNesia
Share this:
Daftar Fakta PKN STAN yang Jarang Dikatahui Orang

Kampus Ali Wardhana, sebutan lain untuk PKN STAN, adalah keliru satu Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) yang paling dikenal masyarakat. Setiap tahunnya, seleksi yang diadakan lembaga untuk penerimaan mahasiswa baru senantiasa diikuti oleh ratusan ribu pendaftar di semua Indonesia. Kampus yang berlokasi di Bintaro, Tangerang Selatan ini ternyata miliki lebih dari satu fakta menarik yang sebagiannya jarang diketahui oleh masyarakat umum.

Daftar Fakta PKN STAN yang Jarang Dikatahui Orang 1

Fakta-Fakta PKN STAN

Berikut setidaknya tersedia 7 fakta berkenaan PKN STAN;

Kuliah Gratis dan Langsung Diangkat Sebagai PNS

Fakta yang pertama ini tentu udah diketahui lebih dari satu besar masyarakat. Karena kuliah yang gratis inilah yang sering jadi alasan lebih dari satu besar pendaftar mencoba, khususnya lagi dengan ada jaminan untuk langsung diangkat sebagai CPNS.

Biaya yang digunakan untuk keperluan perkuliahan udah ditanggung oleh negara di dalam APBN, supaya mahasiswa cuma wajib fokus di dalam studi supaya bisa jadi punggawa keuangan negara yang andal di dalam mengelola keuangan negara.

Pernah Memiliki “Anak Kampus” yang Tersebar di Seluruh Indonesia

Dulu, mahasiswa PKN STAN, yang pernah masih disebut STAN, tidak cuma berada di kampus utama di Bintaro, melainkan tersebar di lebih dari satu Balai Diklat Keuangan (BDK) di semua Indonesia. Ada 12 BDK yang pernah jadi anak kampus PKN STAN.

Mereka yang di tempatkan di BDK adalah lebih dari satu mahasiswa dengan Program Diploma I Pajak dan Bea Cukai. Sedangkan, untuk mahasiswa yang memperoleh Program Diploma III (selain Bea Cukai) seluruhnya berkumpul di kampus utama di Bintaro, dan lebih dari satu lain DI Pajak dan Bea Cukai. Namun, sejak tahun ini semua mahasiswa PKN STAN berjumpa dan bersatu di kampus utama.

Hanya tersedia 4 Jurusan

Dibandingkan dengan PTN/PTS terhadap biasanya yang miliki banyak fakultas dengan beraneka jurusan, PKN STAN sendiri cuma 4 jurusan yang terbagi jadi 10 program studi. Keempat jurusan ini adalah Manajemen Keuangan yang terbagi jadi 3 prodi (DI Kebendaharaan Negara, DIII Kebendaharaan Negara, dan DIII Manajemen Aset), Pajak yang juga terbagi jadi 3 prodi (DI Pajak, DIII Pajak, dan DIII Penilai), Bea Cukai yang terbagi jadi 2 prodi (DI Bea Cukai, dan DIII Bea Cukai), dan jurusan ilmu ekonomi Akuntansi yang juga terbagi jadi 2 prodi (DIII dan DIV Akuntansi)

Tidak Dapat Menentukan Sendiri Prodi yang Akan Didapat

Awal pendaftaran, tiap-tiap pendaftar diberi keleluasan untuk menentukaan prioritas prodi yang diminati. Akan tersedia 10 slot yang wajib diisi, dan tiap-tiap prodi wajib kita tempatkan sesuai dengan prioritas. Namun, dikala hasil pengumuman penerimaan, tiap-tiap pendaftar yang lolos akan memperoleh prodi yang udah ditentukan langsung oleh lembaga, dan merupakan hasil yang tidak bisa diganggu gugat.

Sebagian akan memperoleh prodi sesuai dengan prioritas pertama, tapi lebih dari satu lagi memperoleh prodi yang bahkan jauh dari prioritas utama. Alasan lembaga untuk memilih prodi yang didapat pun masih sering jadi perdebatan. Ada yang bilang itu sesuai dengan hasil tes, lebih dari satu lagi menyebutkan keberuntungan. Jadi, terkecuali kalian benar-benar menginginkan di terima dsini, siapkan hati untuk di tempatkan terhadap prodi manapun ya!

Baca Juga :  Kupas Tuntas Bangunan Besi Baja Terbaru

Integritas yang Dijunjung Tinggi

Sebagai calon pegawai Kementerian Keuangan, tentu wajib mencerminkan nilai-nilai Kemenkeu, keliru satunya adalah integritas. Disini, mahasiswa PKN STAN di didik untuk menerapkan nilai ini di dalam kehidupan sehari-hari khususnya di dalam perkuliahan.

Salah satu wujud dari nilai ini adalah larangan menyontek. Bahkan katanya, nilai tidak baik lebih baik daripada menyontek. Ya, sebenarnya benar. Bila ketahuan lakukan pelanggaran semacam ini, hukumannya bukan main-main, DO. Terdengar seram memang, tapi bukankah kita tidak wajib risau terkecuali kita tidak berbuat salah?

Menerapkan Sistem DO

Seperti yang udah disebutkan diatas, keliru satu penyebab DO adalah menyontek. Tapi tersedia lebih dari satu perihal lain yang juga bisa jadi penyebab DO, keliru satunya andaikan nilai tidak mencukupi kriteria kelulusan. Oleh karenanya, benar-benar penting bagi kalian yang menginginkan kuliah disini supaya bisa menjaga IP sekurang-kurangnya 2.75 . Hal ini dilakukan supaya PTK ini bisa melepaskan lulusan terbaik mereka dengan predikat sekurang-kurangnya baik dan siap mengabdi kepada negara.

Tidak wajib khawatir, sepanjang kalian senantiasa berdoa dan berusaha tentu Tuhan akan senantiasa menambahkan yang terbaik. Nyatanya, cuma lebih dari satu kecil yang mengalami perihal ini, maka pastikan diri kalian tidak akan jadi bagian dari grup kecil itu.

Ada Peluang Duduk Bersama Menteri Keuangan

Terakhir, adalah perihal yang benar-benar jarang diketahui biasanya orang. Ya, terkecuali bisa jadi lulusan terbaik untuk tiap-tiap prodi sementara wisuda, kalian bisa kesempatan emas untuk duduk dengan Menteri Keuangan di ruangan VIP.

Bahkan, tahun ini untuk tiap-tiap lulusan terbaik program diploma I mendapat golden ticket dari Bu Menteri supaya langsung melanjutkan pendidikan ke DIII Khusus (program pendidikan lanjutan untuk
lulusan diploma satu) Setiap kampus tentulah miliki berlebihan dan kekurangan, apa yang membuat kalian kagum terhadap suatu kampus jangan membuat kalian lupa untuk melihat kekurangan yang ada. Agar nantinya, kalian tidak menjadi kecewa atau kaget menghadapi fakta yang berlangsung di dunia perkuliahan yang sebenarnya.

Itulah lebih dari satu fakta PKN STAN yang memadai jarang diketahui oleh masyarakat. Semoga dengan ada postingan ini bisa menambahkan Info dan uraian lebih lanjut kepada kalian yang berminat untuk bisa bergabung, serta supaya kalian jadi siap sementara kuliah disini. Penulis di dalam artikel ini adalah Salsabila Ananda.

Hosting Unlimited Indonesia