aplikasikan Flow meter untuk mengukur debit air limbah

DomaiNesia
Share this:
aplikasikan Flow meter untuk mengukur debit air limbah

Proses pengolahan air limbah ( waste water treatment ) di industry banyak memakai bermacam tipe alat instrumentasi . Flow meter air limbah banyak dipakai di industri pengolahan air limbah, baik pada limbah domestik maupun lainya.

aplikasikan Flow meter untuk mengukur debit air limbah 1

Fungsinya, untuk mengukur debit air limbah, Total volume air limbah atau untuk control proses. Lokasi pemasangan flow meter air limbah pada proses, biasanya saluran masuk dan saluran muncul atau saluran pembuangan ke sungai atau parit.

Karena cii-ciri dari air limbah yang kotor, memiliki kandungan chemical, dan berupa korosif maka flow meter air limbah wajib cocok dengan cii-ciri cairan limbah. Untuk hali ini, tipe flow meter yang cocok adalah magnetic flow meter atau ultrasonic flow meter.

Jenis flow meter ini tidak miliki komponen sensor yang berputar agar tidak gampang rusak dan macet. Hanya saja, untuk Electromagnetic hasur dipastikan membawa conductivity diatas 20 micro siemens.

 

Jenis Flow meter air limbah

Karena magnetic flow meter ini mempunyai electrode sebagai sensor yang dapat bekerja terhadap cairan dengan besaran conductivity diatas. Sementara itu untuk Ultrasonic flow meter jikalau cairan limbah berikut banyak kadar solidnya performanya akan menurun gara-gara ultrasonic ini dapat bekerja baik terhadap cairan yg tidak banyak mempunyai kandungan solid.

Sedangkan, sifat korosif berasal dari cairan dapat dipilihkan style material flow meter bahan stainless steel atau non metal layaknya poly propyline. Parameter yang diukur berasal dari dua style flow meter ini adalah flow velocity, flow rate dan totalizer. Sedangkan satuan pengukuran, dapat berupa metrich maupun british terkait terhadap permintaan users di lapangan. Satuan yang dapat ditampilkan dapat berupa liters (L), meter kubic (m3), gallons, barrel dengan satuan second, minuts, hour ataupun days.

Baca Juga :  Tips Memilih Alat Penghisap Asap Dapur Rinnai Terbaik

 

Jenis Instalasi Flow meter air limbah

Untuk aplikasi lebih lanjut, bisa disertakan analog output berupa 4-20mA, Pulsa, RS485 atau yang lainnya sesuai dengan permintaan berdasrkan aplkasi. Pada aplikasi pemasangan flow meter air limbah ada 4 jenis installasi yaitu :

  • In Line Flow Meters
    • Installasinya dilakukan dengan cara memotong pipa sedangkan conncetionnya bisa berupa flange, wafer ataupun thread
  • Insertrion Flow Meters

    • Installasinya dilakukan dengan cara melubangi pipa sedangkan conectionnya bisa berupa Tee fitting, Welding Fitting ataupun saddle fitting
  • Clamp On Flow Meters

    • Installasi clamp on dilakukan dengan cara menempelkan Sensor ( transducer ) pada sisi luar pipa. Sehingga sistem ini tidak berhubungan dengan besarnya pressure dan tingkat korosif cairan.
  • Open Channel Flow Meter

    • Dapat diaplikasikan untuk mengukur aliran pada sistem saluran terbuka seperti pada kanal, sungai atau parit.

Keempat Jenis installasi flow meter air limbah ini mempunya keuntungan dan kerugian, tergantung pada aplikasi dan persyaratan yang ditentukan. Untuk ukuran pipa yang besar, penggunaan jenis installasi in line akan mahal biaya investasinya. Mungkin flowmeter air limbah sistem installasi Insertion dan clamp on akan mampu mereduksi biaya investasi dan instalasi. Namun, untuk aplikasi yang menuntut akurasi tinggi, flow meters dengan sistem installasi in line adalah yang lebih tepat.

Untuk Flow meter air limbah  type Electromagnetic mempunya dua jenis installasi yaitu flow meters dengan installasi In Line dan Insertion. Sedangkan untuk Type Ultrasonic flow meter memliki semua jenis installasi yaitu In Line, Insertion dan Calamp on.

 

Hosting Unlimited Indonesia